EFEK DARING TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA

Bismillah,  pada hari ini senin, tanggal 29 Maret 2021 adalah hari pertama pelaksanaan kegiatan UM (ujian Madrasah ) tingkat Madrasah Tsanawiyah sekabupaten Tangerang.  Salah satu Madrasah yang ada di naungan Kemenag Kabupaten Tangerang dan menjadi anggota KKM (kelompok Kerja Madrasah) MTS N 7  adalah MTS Al-Halimiyah yang berlokasi di jalan ir.Sutami no 16 Kp.Sukadiri Desa Pagedangan Ilir RT 001/003 Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang.

Kegiatan UM (ujian Madrasah ) diikuti oleh peserta UM sebanyak 30 peserta yang terbagi ke dalam Ruang 1 15 orang dan ruang 2 15 orang.

Kegiatan UM kali ini berbeda dengan kegiatan-kegiatan ujian yang tahun lalu ,  jika tahun lalu Ujian-ujian Madrasah melalui beberapa kali ujian pertama : UAMBN BK (ujian akhir Madrasah berstandar Nasional berbasis komputer) yang terdiri dari mapel : bahasa arab, fiqih , SKI ,  Aqidah Akhlaq  dan qurdist .

kedua : UM KP (ujian Akhir Madrasah berbasis kertas )  yang terdiri dari mata pelajaran : B.indonesia, B.inggris, IPA, IPS, seni budaya, pkn, penjaskes, dll.

Ketiga : UNBK (ujian Nasional Berbasis komputer) yang mapelnya terdiri : B.inggris, B.Indonesia, Matematika dan IPA .

Ujian kali ini berbeda karena siswa kls 9 hanya mengikuti ujian Madrasah (UM) saja dan itupun berbasis kertas tidak lagi berbasis komputer.  Patut disyukuri pelaksanaan Ujian kali ini karena, satu sisi meringankan pihak Madrasah yang tidak lagi harus direpotkan dengan penyedian sarana yang memadai seperti harus menyediakan alat server, leptop atau komputer belum lagi jaringan atau sinyal yang kurang bagus dan kendala-kendala lainnya. 
Disamping memberatkan siswa karena kemampuan siswa yang terbatas dan tidak smua di rumahnya memiliki leptop atau komputer yang pada waktu pelaksanaan ujian akan mengalami Kendala dari kurangnya kemampuan dalam mengoprasikan komputernya dan lain sebagainya.

Tidak kalah repotnya juga pengamanan lab komputer  atau ruang komputer yang harus dijaga keamanannya terutama madrasah-madrasah yang lokasinya di pinggir jalan  yang Riskan akan pencurian atau pembobolan alat-alat media komputer dll nya yang ada di ruangan lab atau ruang komputer.

Kegiatan UM kali ini juga berbeda karena KBM yang biasa dilakukan beberapa bulan yang lalu memakai sistem KBM daring dimana siswa hanya belajar online di rumah masing-masing di situasi kondisi covid -19 dan di pandemi saat ini  . 

Sementara pelaksanaan UM (ujian Madrasah) kali menggunakan ujian tatap muka atau luring.

Dari KBM daring dan luring membawa dampak yang berbeda-beda namun tidak separah dampak KBM daring terutama di bagian kedisiplinan siswa dari hal-hal yang kecil saja mereka kurang disiplin seperti memasukan baju, memakai kaos kaki,  memakai dasi, harus ditegur dulu baru mereka melakukannya ada juga serba serbi UM yang membuat kami ketawa dan sekaligus sedih ada siswa yang tidak memakai sepatu karena alasannya sepatunya hilang , ada juga yang alasanya  sudah tidak muat he he he 🤔

Hari ini hari yang pertama yang membuat kami panitia ujian mengelus dada karena bel masuk sudah berbunyi tapi siswa masih nyantai-nyantai saja tidak bergegas hemmmm efek daring yang bikin miriss.

Yooo wis anak-anakku kami memahami kondisi kalian 
Selamat menempuh ujian madrasahmu nak!!!
Tugas kami menegur kalian , tugas kami memperbaiki akhlaq kalian agar akhlaq kalian menjadi lebih baik lagi.

#by Millah
#catatan harian panitia UM dihari pertama
#chalengge 21dayrelikabtangerang





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayahku Guru Pertamaku

Apa sih Merdeka itu ????

Manfaat Ijazah