Banyak Anak Menjadi Yatim Dan Piatu Akibat dampak Covid-19
Pada momentum Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada hari ini jumat, tanggal 23 juli 2021, tahun ini menjadi bahan renungan kita semua , kenapa? Karena tanpa kita sadari sudah berapa banyak anak yang kini menjadi yatim dan piatu akibat dari covid-19 .
Meningkatnya angka kematian pasien covid-19 tentu menambah jumlah keluarga yang kehilangan ayah, ibu, bahkan keduanya.
Lalu pertanyaanya, Apakah Pemerintah sudah memiliki strategi dalam penanganan masalah ini ?, dan Apakah pemerintah juga sudah mempersiapkan pendampingan untuk Mereka ?.
Dalam hal ini, PKS memperingatkan pemerintah soal banyaknya anak-anak yang menjadi yatim dan piatu akibat dampak covid-19. seperti yang diutarakan oleh Anggota komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah soal membengkaknya jumlah anak yatim dan piatu akibat kehilangan orang tua yang meninggal karena terpapar covid-19.
"Meningkatnya angka kematian pasien covid-19 tentu menambah jumlah kelyarga yang kehilangan ayah, ibu, bahkan jeduanya.
Pemerintah harus memitigasi dampaknya sejak sekarang agar tidak menjadi bom waktu di masa mendatang ", kata Netty dalam keterangannya, jumat, 23 juli 2021.
Wakil ketua fraksi PKS ini menuturkan , ketidak hadiran orang tua akan berdampak buruk terhadap perkembangan anak.
"pemerintah harus memiliki strategj penanganan anak-anak fatherless atau matherless ini. Apakah sudah disiapkan peroses pendampingan mereka? Apalagi selama pandemi angka perceraian juga meningkat karena alasan ekonomi", katanya.
Netty, Mengutip hasil survey sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS yang menyebutkan pada 2015 sebanyak 5,89 persen pasangan suami istri bercerai (hidup).
Jumlah sekitar 3,9 juta dari total 67,2 juta rumah tangga. Pada tahun 2020, persentase perceraian naik menjadi 6,4 persen dari 72,9 juta rumah tangga atau sekitar 4,7 pasangan.
"Anak-anak di rumah tanpa orang tua dan anak-anak belajar tanpa kehadiran guru secara fisik tentunya menjadi problem tersendiri. Apalagi kita belum dapat mengukur tingkat optimalisasi dan efektivitas sistem pendidikan daring di masa pandemi inj", ujarnya.
Oleh karena itu, Netty meminta pemerintah agar memperhatikan betul kondisi tersebut .
#by Bu Millah Spkk kec.Kronjo
#memaknai momentum Hari Anak Nasional (HAN)
#Selamat Hari Anak Nasional
#Cinta PKS, wujudkan keluarga Tangguh Indonesia
Komentar
Posting Komentar