Kantor MTs.Al-Halimiyah menjadi Ruang Isoman(isolasi Mandiri)

1 minggu yang lalu (10 juli 2021),  Kantor MTs.Al-Halimiyah yang berlokasi di jalan Ir.Sutami No.16 Kp.Sukadiri.RT 001/003 Desa Pagedangan Ilir Kec.Kronjo Kabupaten Tangerang. menjadi tempat  untuk Isoman (isolosi Mandiri) bagi dewan guru yang terpapar covid-19.

Dan salah Seorang yang melakukan isoman di Kantor Tersebut adalah Bapak Daenuri,S.pd yang merupakan salah satu tenaga pengajar di MTs.Al-Halimiyah.

Pak Daen, ia dipanggil akrabnya melakukan isoman di tempat itu karena sudah 1 minggu demam, batuk ,pilek dan penciuman sudah tidak terasa lagi. Namun tidak ada perubahan yang berarti ia tetap saja masih batuk dan demam tinggi, badan terasa sakit dan linu-linu yang tak kunjung sembuh.

Awalnya ia bersikukuh tidak mau melakukan isolasi mandiri (Isoman) walaupun tanda-tanda sudah menunjukan dia reaktif covid.
Berkat bujukan bu millah(ka Spkk kronjo) dan bu tiyah  pak daen akhirnya mau juga melakukan isoman di kantor tersebut. dengan pertimbangan kasihan 2 anaknya dan istrinya hawatir akan tertular atau terpapar.

Dan pertimbangan lainnya, disamping tempatnya dekat dari rumahnya pak daen kantor tersebut juga merupakan tempat yang nyaman untuk isoman karena fasilitas yang lengkap karena di dalamnya terdapat toilet, dapur umum, sehingga yang isoman tidak harus kluar masuk ke toilet luar tempat itu  untuk mandi, BAB (buang air besar) dan BAK (buang Air kecil) 

Dengan meminta persetujuan kepada kepala sekolah akhirnya kepala sekolah menyetujui Kantornya digunakan tempat isolasi mandiri (Isoman) untuk sementara selagi KBM (kegiatan belajar Mengajar) sedang libur akhir tahun  pasca PAT (penilaian akhir Tahun) dan pembagian buku Raport.

Selang beberapa hari melakukan isoman, bu millah dan bu tiyah selalu mengikuti progres kabarnya pak daen.  Dan menganjurkan untuk melakukan swab agar mendapatkan hasil , bukan hanya meraba-raba belum jelas kebenarannya.

Dari Dorongan dan bujukan bu millah via wapri akhirnya pak daen mau untuk di swab untuk mengetahui hasilnya apakah dia positif covid atau hanya demam biasa karena cuaca yang sedang panca roba .

Belum  diketahui peroses swabnya ke mana   tetapi ternyata swab yang dilakukannya swab mandiri dia hanya membeli alat rapid testnya via adik iparnya yang bekerja di salah satu puskesmas dan meminta adik iparnya tersebut yang melakukan peroses swab.

Dari peroses swab mandirinya tersebut Alhamdulillah pak daen mendapatkan hasil negatif(-) Dan Alhirnya  dia menyudahi isomannya tidak harus 14 hari . Dan kembali pulang ke rumahnya karena katanya sangat tidak nyaman melakukan isoman karena harus terpisah dengan keluarganya tercinta. Walaupun tempatnya nyaman, ada toilet dan kamar mandi di dalam ruangannya tetapi dia mengakui tidaklah senyaman kumpul bersama dengan kluarga.

Smoga pandemi ini segera berakhir  dan tidak ada lagi tenaga pengajar Alhalimiyah yang terpapar dan harus melakukan isoman Aamiin.....!!



#by spkk kec.Kronjo
#isoman bukan berarti hidup kita kelar sobat
# Bisa memberikan solusi Pada orang lain yang sedang membutuhkan itu terasa indah 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayahku Guru Pertamaku

Apa sih Merdeka itu ????

Manfaat Ijazah